Penjaja dan Wisata: Pedagang Kaki Lima di Pantai Padang, 2014-2019

Main Article Content

Siti Ayu Surinanda
Eni May

Abstract

Penelitian ini mengkaji kehidupan penjaja kaki lima di objek wisata Pantai Padang, Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dampak wisata Kota Padang terhadap kehidupan para penjaja kaki lima sebelum Covid-19. Metode penelitian menggunakan metode sejarah yang terdiri dari empat tahap; tahap pertama, pengumpulan data, kedua, tinjauan eksternal dan internal, interpretasi, dan penulisan hasil penelitian. Penelitian ini juga menggunakan sejarah lisan untuk mewawancarai orang-orang yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata Pantai Padang terkait erat dengan pengelolaan para penjaja kaki lima yang menjadi pendukung utama kepariwisataan.


Kata kunci: penjaja, Pantai Padang, wisata, covid-19, wawancara

Article Details

How to Cite
Ayu Surinanda, S., & May, E. (2022). Penjaja dan Wisata: Pedagang Kaki Lima di Pantai Padang, 2014-2019. Jurnal Ceteris Paribus, 1(1), 16–21. https://doi.org/10.25077/jcp.v1i1.5
Section
Research Article

References

BPS. (2014). Padang Dalam Angka.

Edward, T. (2005). Sejarah Pariwisata Kota Bukittinggi Tahun 1984-1999. Universitas Andalas.

Permadi, G. (2007). Pedagang Kaki Lima Riwayatmu Dulu, Nasibmu Kini. Yudhistira.

Riki. (2009). No TitleSejarah Perkembangan Pariwisata Kota Sawahlunto 2001 – 2008. Universitas Andalas.

Widjayanti, R. (2000). Penataan Fisik Kegiatan PKL Pada Kawasan Komersial di Pusat Kota. ITB.

Yadewarni, D. (2022). Memilih Menjadi Pedagang Kaki Lima. Pustaka Galeri Mandiri.